Senin, 24 Oktober 2016

Mengoperasikan Miscrosoft Excel 2010

Mengoprasikan Microsoft Excel 2010

            Pada Kesempatan kali ini saya akan membagikan tips – tips menggunakan Microsoft
Excel 2010. Sebenarnya cara mengoperasikan Ms. Excel 2010 itu gampang – gampang susah tergantung pemahaman kita terhadap aplikasinya dan kemauan kita untuk belajar mengoperasikanya.

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk Mengoperasikan Microsoft Excel adalah membuka progam Microsoft excelnya, dengan cara :
a.       Start -> Pilih All Programs -> Pilih Microsoft office -> Pilih Microsoft Excel
Apabila sudah mengetahui langkah pertama menjalanka Microsoft office maka langkah selanjutnya adalah mengetahui isi – isi didalam Microsoft excel yaitu apa saja yang terdapat didalamnya.
b.      Title Bar                      = adalah nama jendela program file yang sedang aktif.
c.       Quick Access Toolbar = adalah toolbar sederhana yang biasa kita gunakan.
d.      Status Bar                   = adalah menampilkan informasi dari lembar kerja ms.excel.
e.       Tab ribbon                   = adalah menu – menu yang digunakan untuk membantu pengerjaan di ms. Excel.

Format Berkas Microsoft Excel
      *.xls : Format default Microsoft Excel sebelum Excel 12. Masih berbasis format BIFF dan dapat menyimpan macro VBA
      *.xlt : Format untuk template worksheet Microsoft Excel sebelum Excel 12. Masih berbasis format BIFF dan dapat menyimpan macro VBA
      *.xml : XML Spreadshet
      *xlsx : Format default worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML. Tidak dapat menyimpan macro VBA, karena alasan keamanan.
*.xla, *.xltm, *.xlam (add in excel), *.xlsb.

Kegunaan Microsoft Excel
  1. Melakukan penghitungan (kalkulasi) dengan menggunakan rumus atau ketentuan yang telah ditentukan sesuai dengan kebutuhan sendiri. Misalnya penghitungan potongan harga dari sebuah produk dan lain sebagainya.
  2. Menampilkan data dalam bentuk grafik sehingga dapat lebih memperjelaskan pengguna dalam memahami dan mengartikan sebuah data.
  3. Mengkomunikasi satu data dengan data lainnya, sehingga ada kesinambungan dari sebuah data secara menyeluruh tanpa harus melakukan perubahan pada data masing-masingnya, sepanjang rumus (formula) yang dibuat telah dirancang dengan benar dan tepat.



Pengerjaan WorkSheet Pada Microsoft Excel

1.      Pengaturan Cell
Kategori
Format
General
Umum/Normal tanpa format
Number
Angka
Currency
Mata uang (contoh : Rp.30.000)
Accounting
Akuntansi/Keuangan (contoh : Rp 30.000)
Date
Tanggal (contoh : 30/11/1983)
Time
Waktu (contoh : 11:00:00)
Percentage
Persentase (contoh : 30%)
Fraction
Pecahan (contoh : ¾ , ½ )
Scientific
Scientific (contoh : 3,E+01)
Text
Teks (angka akan dianggap sebagai teks)
Special
Format khusus
Custom
Format dengan pengaturan pribadi/manual

2.      Membuat Tabel
Langkah pertama yang dilakukan adalah Insert - > Table -> isi baris dan kolomnya -> ok
3.      Fungsi Protect Pada penggunaan Ms. Excel
Adalah untuk melindungi data – data dari pembajak hack apabila data – data sudah sangat valid dan benar.
4.      Menuliskan Formula Pada Microsoft Excel

LINGKARAN

A
B
C
D
E
1
Diameter
Satuan
Jari-jari
Keliling
Luas
2
10.00
cm
5
31.4
78.5
3
6.50
mm
3.25
20.41
33.16625
4
0.80
km
0.4
2.512
0.5024
5
12.00
cm
6
37.68
113.04
6
3.70
mm
1.85
11.618
10.74665



Jumlah Luas
235.9553

Jumlah Max Luas
113.04

Jumlah Min Luas
0.5024

Jumlah Rata - rata Luas
47.19106

Jumlah Data Luas
5

Menghitung pangkat d10


100

Berapa banyak lingkaran dengan satuan cm
2



           
Menghitung Pangkat
Power
= Power(A2)
Menghitung Jumlah Penjumlahan luas
Sum
= Sum(E1,E6)
Menghitung Nilai Maksimum
Max
= Max(E1,E6)
Menghitung Nilai Minimum
Min
= Min(E1,E6)
Menghitung Nilai Rata-rata
Average
= Average(E1,E6))
Menghitung Jumlah Data
Count
= Count(E1,E6)
Menghitung Jumlah Penjumlahan dgn Kriteria
Sumif
=SumIf(E1,E6)

Fungsi – fungsi yang biasa digunakan di Microsoft Excel

Kategori fungsi yang disediakan antara lain :
u  Fungsi Financial. Untuk mengolah data keuangan
u  Fungsi Date & Time. Untuk mengolah data tanggal dan waktu.
u  Fungsi Math & Trig, untuk mengolah data matematika dan trigonometri.
u  Fungsi Statistical, untuk mengolah data statistik.
u  Fungsi Lookup dan Reference, untuk mengolah data berdasarkan tabel & data referensi.
u  Fungsi Database, untuk mengolah database.
u  Fungsi Text, untuk memanipulasi teks.
u  Fungsi Logical, untuk pengolahan data yang memerlukan pilihan pilihan logika.
u  Fungsi Information, untuk mendapatkan informasi pada sel atau range.
u  Fungsi Engineering, untuk pengolahan data teknik

1.      Date Function (Fungsi Tanggal)
Digunakan untuk data yang berhubungan dengan penanggalan.

A.    Function Today(Fungsi Tanggal hari ini)
Digunakan Untuk Mengetahui Tanggal hari ini.


Ini adalah salah satu contoh fungsi yang digunakan pada micosoft excel. Semoga informasi yang saya berikan dapat berguna bagi orang membutuhkan. Saya sejujurnya ingin meminta kritik dan saran dari siapapun berkaitan dengan penulisan karangan saya. Apabila saya memili kekurangan saya mohon untuk dimaklumi karena saya hanya manusia biasa.

Sabtu, 08 Oktober 2016

Pendidikan Kewarganegaraan Bab I

Pengertian tentang Pemahaman Berbangsa Dan Bernegara
            Menurut KBBI Bangsa adalah orang-orang yang memiliki kesamaan keturunan, adat, bahasa dan sejarah serta pemerintahanya itu sendiri. Jadi Bangsa Indonesia yaitu sekelompok manusia yang memiliki kepentingan yang sama  dan menyatakan bahwa mereka adalah satu bangsa dan bertempat tinggal di Suatu Negara.
            Sekarang adalah pengertian dari Negara adalah suatu organisasi dari suatu kelompok manusia atau beberapa kelompok manusia yang menempati sutu wilayah tertentu dan mengetahui adanya pemerintahan yang mengurus tata tertib beserta keamanan kelompok tersebut.
A.   Beberapa teori terbentuknya Negara

1.    Teori Hukum Alam (Plato dan Aristoteles)
Kondisi Alam => Berkembang Manusia => Tumbuh Negara.
2.    Teori Ketuhanan
Segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan, termasuk adanya negara.
3.    Teori Perjanjian
a.    Penaklukan.
b.    Peleburan.
c.    Pemisahan diri.
d.    Pendudukan wilayah yang belum diakui pemerintahanya.

B.   Unsur Negara

1.    Unsur Konstitutif
Negara merupakan wilayah udara, darat dan perairan, rakyat dan pemerintahan yang berdaulat.
2.    Unsur Deklaratif
Negara mempunyai Undang – Undang Dasar , Pengakuan dari Negara lain menurut de jure dan de facto dan ikut dalam PBB.

C.   Bentuk Negara

1.    Negara Kesatuan
a.    Negara kesatuan dengan sistem sentralisasi.
b.    Negara Kesatuan dengan sistem desentralisasi.
2.    Negara Serikat
Di dalam Negara adara Negara lagi yaitu Negara Bagian.

Negara Dan Warga Negara Dalam Sistem Kenegaraan Di  Indonesia
A.   Proses Bangsa Yang Menegara
Proses yang memberi gambaran bagaimana Negara seperti Indonesia bisa terbentuk, yang dimulai dari Proklamasi 17 Agustus 1945 dari berbagai tahap – tahap rangkaian yang berkesinambungan :
1.    Perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia.
2.    Proklamasi atau pintu Kemerdekaan Indonesia.
3.    Keadaan Bernegara yang nilai – nilai dasarnya ialah merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

B.   Didalam Sistem Kenegaraan terdapat Hak dan Kewajiban Menjadi Warga Negara.
1.    HAM menurut UUD 45 (Hak untuk menjadi warga Negara pasal 26)
2.    Kewajiban Melaksanakan aturan Hukum.
3.    Bersedia Menjalani Kewajiban Wajib Militer.
4.    Mewujudkan Kepentingan Nasional
5.    Ikut berpartisipasi untuk mempengaruhi setiap proses pembuatan dan pelaksanaan kebijaksanaan publik oleh para pejabat atau lembaga–lembaga negara.
6.    Mengembangkan IPTEK yang dilandasi Iman dan Takwa.
7.    Menjujung tinggi Hukum dan Pemerintahan.

Pemahaman Tentang Demokrasi
A.   Konsep Demokrasi
Demokrasi adalah sebuah bentuk kekuasaan (kratein) dari dan oleh untuk rakyat (demos).
B.   Bentuk Demokrasi dalam sistem pemerintahan Negara
1.    Pemerintahan Monarki (Monarki Mutlak, Monarki Konstitutional, Monarki Parlementer)
2.    Pemerintahan Replubik (Pemerintahan yang dijalankan untuk kepentingan bersama)
C.   Kekuasan Pemerintah Menurut John Locke
1.    Kekuasaan Legislatif (Kekuasan yang digunakan untuk membuat undang – undang yang dijalankan parlemen)
2.    Kekuasaan Eksekutif (Kekuasaan yang untuk menjalankan pemerintahan)
3.    Kekuasaan federatif(Kekuasaan yang menyatakan perang dan tidaknya)
4.    Kekuasan yudikatif(Mengadili)
Prinsip Dasar Pemerintahan Republik Indonesia
Pancasila sebagai dasar negara mempunyai kedudukan yang pasti dalam penyelenggaraan pemerintahan Negara Indonesia. Kekuasan tertinggi di Negara Indonesia berada di Majelis Pemusyawaratan Rakyat, Presiden ,DPR , Menteri Negara.
A.   Badan Pelaksana Pemerintahan yang bertugas membantu perkerjaan Presiden :
1.    Departemen beserta aparat dibawahnya.
2.    Lembaga Pemerintahan bukan Departemen.
3.    Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
B.   Pembagiaan Wilayah dan tingkat Pemerintahanya :
1.    Pemerintah Pusat, Tugas Pokok Pemerintahan RI adalah Melindungi Segenap Bangsa Indonesia
2.    Pemerintah Wilayah (provinsi,Kabupaten,Kota Madya,Kecamatan,Desa)
3.    Pemerintah Daerah (Pemda I dan Pemda II)
Demokrasi Indonesia adalah pemerintahan rakyat yang berdasarkan nilai–nilai falsafah Pancasila atau pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat berdasarkan sila–sila Pancasila. Ini berarti Pancasila sebagai landasan ideal Bangsa I ndonesia.Sebagai Ideologi Pancasila menjadi landasan Ideal Bagi Ideologi Negara yang tercemin dalam Pasal UUD 1945.
Perkembangan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara
1.    Orde Lama (1945-1965)
 Dalam periode ini ancaman dapat timbul dari dalam maupun luar negri. Langsung maupun tidak langsungdan dapat menumbuhkan menenai cara menanganinya.
2.    Orde Baru (1965-1998)
Pada Masa periode tantangan yang sering dihadapi adalah tantangan non fisik. Ketetapan MPR dengan Nomor IV/MPR/1973 tentang GBHN dimana terdapat penjelasan tentang Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.
3.    Reformasi (1998-Sekarang)

Dalam mada periode ini adalah dimana segenap warga Indonesia harus dapat mengikuti itu apa yang dinamakan Globalisasi. Dengan itu pemerintah dengan gentor – gentornya membuat undang  - undang no.2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mengatur kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan. Untuk menunjang cara berfikir kita kepada Dunia tentang apa yang dinamakan tentang Globalisasi.

Sumber Referensi Buku Pendidikan Kewarganegaraan

Maajid Jati Laksamana
2TA01
13315974

Sabtu, 18 Juni 2016

Perkembangan Properti Di Tanah Air

Perkembangan Properti Di Tanah Air




            Sejak Era Reformasi Pembangunan di ranah Tanah Air bertambah dengan pesat 
segala kekurangan yang ada orang - orang mampu mendirikan properti didaerah wisata dengan keuntungan yang sudah diperhitungkan,oleh karena itu Indonesia sekarang berada pada demam pembangunan properti yang dijadikan invstasi karena setiap tahunya harga tanah pasti akan bertambah,dengan bertambahnya haega sewa maupun harga tanah dan bangunan yang sudah didirikan di daerah itu akan bertampak pada kerusakaan lingkungan dimana - mana karena pembangunan dilakukakan di segala daerah yang menyebabkan hutan gundul tanah menjadi longsor apabila terkena hujan secara langsung. Maka dari itu sebagai seorang insiyur teknik sipil yang harus diperhatikan dalam pembangunan jalan gedung jembatan atau apapun itu, kita harus memperhatikan dampak apa yang terjadi apabila kita membangun gedung didaerah tempat yang kurang lahan hijau. Dampak yang akan terjadi adalah hilangnya daerah resapan air, daerah resapan air sangat penting didaerah perkotaan karena apabila kekurangan daerah resapan air dapat mengakibatkan banjir didaerah tersebut.

            Dengan berdirinya apartemen - apartemen di daerah perkotaan dapat menjadikan roda perekonomian berjalan dengan cepat/lancar, karena roda perekonomian berjalan dengan lancar dapat mengakibatkan terbukanya lapangan kerja bagi warga daerah sekitar.


             Pelonggaran kebijakan makroprudensial untuk aturan Loan to Value Ratio (LTV) dan Financing to Value Ratio (FTV) dinilai harus dilakukan secara drastis, demi mendorong dampak yang signifikan terhadap pasar perumahan.Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengutarakan, di tengah kondisi pasar perumahan yang sedang diuji, maka seharusnya pelonggaran uang muka bisa menjadi 1 hingga 5 persen atau FTV sebesar 95 persen.

              "Pasar perumahan sedang diuji saat ini, pelonggaran yang ada harus dapat benar-benar drastis. Indonesia Property Watch malah mengusulkan uang muka 0 persen. Tapi besaran 0 persen akan terkendala aturan perbankan, maka mungkin bisa pelonggaran uang muka menjadi 1-5 persen atau FTV sebesar 95 persen," kata beliau.

              Bila dapat diberikan kebijakan yang signifikan, maka program ini bersifat jangka pendek sampai pasar membaik, karena jangan sampai kebijakan pelonggaran ini terlambat dan pasar sudah semakin terpuruk sehingga agak berat untuk memulihkannya," ujar Ali.
Sebelumnya Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan makroprudensial. Salah satunya adalah melalui relaksasi ketentuan rasio Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV). Kebijakan ini nantinya akan berlaku untuk pembiayaan rumah tapak, rumah susun, dan ruko.









               

Jumat, 17 Juni 2016

Sepak Bola


SEPAK BOLA ATAU POLITIK




          Sejak beberapa tahun terakhir sepakbola telah menjadi olahraga yang paling populer dimata dunia dengan berbagai aksi individu yang sangat keren. Tetapi dengan menjulangnya olahraga sepakbola dimata dunia banyak sisi - sisi yang mempengaruhi kermuniaan dari nilai sepakbola itu sendiri. Mulai dari sisi komersil seperti hak siar televisi, Brand Merk olahraga yang dipakai pemain idola sangat laku dipasaran dengan seperti itu sepakbola sudah seperti industri perfilman hollywood.
Dari sisi gengsi yang sangat prestisius sejarah klub tersebut tidak mau tercoreng dengan kekalahan maka dari setiap klub memperjuangkan dengan mentransfer pemain, pelatih yang memiliki kualitas diatas rata - rata.

          Dengan banyak sisi yang mempengaruhi sepakbola ditakutkan akan kehilangan seni dari sepakbola itu sendiri yang mengatas namakan tentang sportifitas. bukan hanya industri liga saja yang bertanggungjawab tentang kemurniaan tentang sepakbola mulai dari elemen terkecil dari sepakbola seperti pemain,pelatih hingga elemen terbesar sepakbola seperti pemilik klub bandar judi dll.

          Bagi yang memiliki kekuasaan besar terhadap kisah jalannya sepakbola dimohon untuk tidak menekan pratikum - praktikum yang dapat merusak jalannya kisah sepakbola, supaya sepakbola tidak ada friksi - friksi yang menjadikan citra sepak - bola menurun karena sepakbola adalah olahraga yang dapat menyatukan beragam suku ras bangsa yang ada di dunia ini.

         Contoh kasus yang terjadi belakang ini adalah ricuhnya persepakbolaan Di Tanah Air kita akibat segelintir orang yang menginginkan kekuasaan sebelaka tidak memikirkan berapa ratus orang yang mata pencahariaannya datang dari sepakbola banyak pemain yang tiba beralih profesi dari pemain sepakbola menjadi tukang bangunan, sangat miris bukan tenaga yang seharusnya dikeluarkan dilapangan hijau dengan skill - skill yang memukau malah dijadikan tenaga untuk angkat - angkat barang bangunan karena sudah tidak ada lapak untuk bermain sepakbola gara - gara pembekuan PSSI oleh Segelintir orang tidak bertanggung jawab. 





          

 

MANUSIA DAN HARAPAN


MANUSIA DAN HARAPAN















NAMA    :       MAAJID JATI L
KELAS   :       1TA04
NPM       :       13315974



UNIVERSITAS  GUNADARMA


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kita dapat menyusun makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini membahas tentang Manusia dan Harapan.
          
 Dalam penyusunan makalah ini, kita banyak mendapatkan tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa dapat teratasi. oleh karena itu, kita mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, semoga bantuannya mendapat balasan setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa.
          
 Kita menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kita harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.

BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar belakang


Kebanyakan orang berkata manusia tanpa harapan adalah manusia yang mati sebelum waktunya. Mungkin pernyataan diatas ada benarnya, karena harapan adalah sesuatu yang hendak kita raih dan terpampang dimuka. Hampir sama dengan visi walau dalam spektrum sederhana, harapan terlahir ketika kita mempunyai keinginan sebagai sesuatu yang belum kita raih dan hendak kita raih. Jadi hidup tanpa harapan adalah hidup tanpa visi dan tujuan atau perumpamaan yang biasa kita dengar hidup segan mati pun tidak mau. Maka bila manusia yang hidup tanpa harapan pada hakekatnya dia sudah mati.

Harapan bukanlah sesuatu yang terucap dimulut saja tetapi juga berangkat dari usaha. Harapan membuat kita berfikir untuk melakukan sesuatu yang lebih baik untuk meraih sesuatu yang lebih baik. Harapan dan optimis juga memberikan kita kekuatan untuk melawan setiap hambatan. Seolah kita punya kekuatan yang lebih untuk siap menghadapi resiko, tidak hanya rasa optimis jg yang kita perlukan untuk bekal kita disaat kita tidak dapat meraih sesuatu yang harapkan, kita juga harus berdoa dan mempunyai kepercayaan, terutama percaya diri sendiri agar dapat meningkatkan usaha kita untuk berusaha meraih harapan. Oleh karena itu dalam makalah ini kita dapat mengetahui lebih dalam tentang manusia dan harapan.






B.   Rumusan masalah
1.      Pengertian harapan adalah ?
2.      Apa sebab manusia memiliki harapan ?
3.      Pengertian doa adalah ?
4.      Apa itu Kepercayaan ?
5.      Kepercayaan dan usaha untuk meningkatannya.

C.   Tujuan
Agar kita sebagai manusia bisa berlaku optimis dan selalu penuh harapan dalam menghadapi segala masalah yang ada dengan mengutamakan kejujuran, karena dengan kejujuran itu harapan yang kita inginkan mudah untuk di capai.






BAB II
PEMBAHASAN
MANUSIA DAN HARAPAN

A.    Pengertian harapan
v  Menurut asal kata “harap” adalah yang berarti sebuah keinginan supaya sesuatu dapat terjadi,
sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan kita. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan – pesan kepada ahli warisnya.

v  Harapan tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing – masing, berhasil atau tidaknya harapan tergantung usaha orang itu sendiri yang memiliki harapan itu sendiri. Harapan hampir mirip dengan cita – cita walaupun ada sedikit perbedaan antara harapan dengan cita – cita, kalau harapan adalah sesuatu keinginan yang kita harapan namun tidak terlalu muluk dengan hasilnya sedangkan cita – cita adalah harapan setinggi – tingginya yang dimiliki suatu orang.

B.     Apa sebabnya manusia memiliki harapan ?
Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu interaksi hidup, yakni ditengah suatu keluarga atau sebagai anggota masyarakat. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari interaksi hidup. Ditengah – tengah yang lainnya, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik / jasmani maupun mental / spiritualnya. Ada dua hal
yang menyebabkan seseorang memiliki harapan, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.

1.      Dorongan Kodrat
Kodrat adalah sifat, keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terwujud dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, sedih, dan bahagia. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat, dan hidup bersama dengan manusia lain. Dengan kodrat inilah, manusia memiliki harapan.
2.      Dorongan Kebutuhan Hidup
Manusia memiliki kebutuhan hidup, umumnya adalah kebutuhan jasmani dan rohani. Untuk memenuhi kebutuhan itu manusia harus bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan karena kemampuan manusia sangat terbatas baik kemampuan fisik maupun kemampuan berpikirnya
            Menurut Abraham Maslow, sesuai dengan kodratnya, harapan atau kebutuhan manusia itu adalah :
a. Kelangsungan hidup (survival).
b. Keamaanan (safety).
c. Hak dan kewajiban untuk mencintai dan dicintai (be loving and loved).
d. Diakui lingkungan (status).
e. Perwujudan cita-cita (self-actualization).
            Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup maka manusia mempunyai harapan. Karena pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
            Kesimpulannya mengapa manusia harus mempunyai harapan karena selama manusia itu ingin terus hidup harus mempunyai harapan, karena tanpa harapan manusia tidak dapat hidup seperti selayaknya manusia.


C.    Pengertian Doa
Menurut asal bahasa doa berasal dari kata da’a yang artinya memanggil, Sedangkan menurut istilah syara’ do’a berarti “Memohon sesuatu yang bermanfaat dan memohon terbebas atau tercegah dari sesuatu yang memudharatkan.
DOA adalah sebuah tempat untuk meminta, bersyukur, berkomunikasi kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam berdoa kita memiliki hak istimewa untuk berbicara, memohon, kepada yang Mahakuasa. Hendaknya doa di pelajari dengan baik dan di terapkan dalam sisi kehidupan. Dengan melalui doa berkat-Nya bisa mengalir pada kita, dan kita dapat memenangkan segala problematika yang sedang kita hadapi.

D.    Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Ada jenis pengetahuan yang dimiliki seseorang, bukan karena hasil penyelidikan sendiri, melainkan karena diterima orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karena orang itu dipercaya. Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan artinya diberikan Tuhan, baik langsung atau tidak langsung kepada manusia.

E.     Kepercayaan dan usaha untuk meningkatannya

Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :
1. Kepercayaan pada diri sendiri, menganggap dirinya tidak salah, dirinya dapat menang, dirinya mampu mengerjakan apa yang diserahkan atau dipercayakan kepadanya.
2. Kepercayaan kepada orang lain, dimana orang percaya terhadap kata hati, perbuatanya sesuai atau terhadap kebenaran orang lain.
3. Kepercayaan kepada pemerintah, karena pada dasarnya negara berorientasi pada Tuhan dan kepentingan rakyat, sudah seharusnya kalau sebagai warga negara mempercayai pemerintah / negara.
4. Kepercayaan kepada Tuhan, merupakan hal yang sangat penting percaya kepada Tuhan. Dikarenakan keberadaan manusia yang tidak dengan sendirinya melainkan diciptakan oleh Tuhannya.
Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada Tuhannya. Usaha itu bergantung kepada pribadi kondisi, situasi dan lingkungan. Usaha itu antara lain :
a. Meningkatkan ketakwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.
b. Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.
c. Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan dan sebagainya.
d. Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.
e. Menekan perasaan negatif seperti iri, dengki, fitnah dan sebagainya.
BAB III
Penutup
  1. Kesimpulan
Harapan adalah segala sesuatu yang harus dimiliki oleh insan manusia untuk menujang target (visi & misi) yang ingin di-capainya.
            Maka dari itu setiap manusia harus memiliki sifat dibawah ini :

·         Ketika Manusia Hidup harus mempunyai harapan
·         Harapan yang kita ciptakan harus sesuai dengan kemampuan kita
·         Harapan tidak hanya bermodalkan ucapan tapi di sertakan usaha
·         Usaha membutuhkan suatu kepercayaan dan doa
  1. Saran-saran
Janganlah kita berlaku peimitis terhadap segala problematika masalah yang dating silih berganti. Karena dengan berlaku pesimitis kita bisa mencapai kesuksesa hanya kegagalan yang datang menghampiri kita.




Daftar Pustaka

Notowidagdo, rohiman, haji, Ilmu Budaya Dasar Berdasarkan Al-qur’an dan Hadist, rajawali pers, Jakarta, 2000
Mustofa, ahmad, Ilmu Budaya Dasar, Pustaka Setia, solo,1997
Http/www.carin4mzil.blayspot.com